Menanti Pengumuman MSCI Terbaru untuk Status Market Indonesia

VoxPop
Selasa, 16 Jun 2026 12:50 WIB
Mengenal Indeks MSCI yang Bikin IHSG Ambrol Berhari-hari
Ilustrasi. Indonesia tengah menanti pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) tentang status terbaru pasar saham dalam negeri. (VoxPop/Agder Maulana)
Jakarta, VoxPop --

Indonesia tengah menanti pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai status terbaru pasar saham dalam negeri. Setidaknya, akan ada dua pengumuman penting yang akan dilakukan.

Dalam pengumuman resminya pada 21 Mei 2026 lalu, MSCI menyebut, akan merilis hasil tinjauan aksesibilitas dan klasifikasi pasar Indonesia pada bulan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, MSCI 2026 Global Market Accessibility Review akan diumumkan pada 18 Juni 2026. Kedua, MSCI 2026 Annual Market Classification Review akan diumumkan pada 23 Juni 2026.

MSCI merupakan perusahaan atau lembaga penyedia indeks global. Tugasnya mengukur kinerja pasar saham dari berbagai belahan dunia, salah satunya Indonesia. Kinerja saham-saham tersebut kemudian disusun dan masuk dalam indeks MSCI.

Selanjutnya, indeks itu digunakan untuk menilai tren dan performa saham berdasarkan kriteria tertentu seperti wilaya geografis, sektor industri, hingga karakteristik tertentu dari perusahaan.

Beberapa indeks MSCI yang paling dikenal antara lain MSCI Inc. MSCI Emerging Markets Index, MSCI Asia Pacific Index, MSCI World Index, dan MSCI Indonesia Index.

Karena dijadikan acuan investor global, saham yang masuk indeks MSCI biasanya mendapat perhatian lebih besar dari pasar.

Evaluasi terhadap pasar saham dilakukan MSCI setiap tahunnya di berbagai negara. Hal ini untuk melihat apakah suatu negara layak diklasifikasikan sebagai developed market, emerging market, frontier market, atau standalone market.

Sebelumnya, MSCI mengumumkan hasil rebalancing indeks mereka pada Selasa (12/5) waktu Central European Summer Time (CEST).

Pengumuman tersebut mencakup sejumlah indeks global, mulai dari MSCI Global Standard Indexes hingga MSCI Frontier Markets Indexes.

Melalui pengumuman ini, MSCI mengeluarkan 18 saham Indonesia dari indeks mereka. Dari saham-saham yang dikeluarkan MSCI, ada 6 saham didepak dari MSCI Global Standard Index, kemudian 13 saham dicoret dari SCI Global Small Cap Index.

Dalam MSCI Global Standard Index terbaru, tidak ada satu pun saham Indonesia yang masuk sebagai konstituen anyar.

(lid/asr) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]