IHSG Diprediksi Tancap Gas Lagi Hari Ini

VoxPop
Rabu, 17 Jun 2026 06:40 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 16 September 2016. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat(16/9/2016). IHSG ditutup menguat 2
Analis memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan. (FOTO:VoxPop/Safir Makki).
Jakarta, VoxPop --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (17/6).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.476-6.577, namun tetap cermati peluang koreksi ke kisaran 6.136-6.216," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, BKSL, BUMI, dan OASA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil menembus area resistance sebelumnya.

"Tren naik IHSG masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut menuju resistance Fibonacci di level 6.545, sekaligus menguji SMA-60 sebagai resistance dinamis berikutnya," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.007, 5.519, dan 5.314 dan resistance 6.545, 6.835, dan 7.207 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, AMRT, BBRI, dan CPIN.

IHSG ditutup di level 6.254 pada perdagangan Senin (15/6) sore. Indeks saham menguat 247,31 poin atau naik 4,12 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp30,11 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 54,53 miliar saham.

Pada penutupan terakhir, 603 saham menguat, 125 terkoreksi, dan 90 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/ins) Add as a preferred
source on Google