Momen Saat Netanyahu Disoraki Mundur oleh Perwira Militer Israel

VoxPop
Jumat, 26 Jun 2026 16:55 WIB
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu arrives to speak during the General Debate of the United Nations General Assembly at UN headquarters in New York City on September 26, 2025. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Tekanan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu untuk mundur dari jabatannya makin meluas setelah protes dari perwira militer menggema di acara kelulusan. (Foto: AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Jakarta, VoxPop --

Tekanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mundur dari jabatannya makin meluas setelah kehadiran sang PM dalam acara kelulusan wisuda perwira militer disambut protes pada Kamis (25/6).

Kehadiran Netanyahu dalam acara itu disambut teriakan slogan-slogan anti-pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah peserta bahkan menyerukan agar Netanyahu mengundurkan diri saat sang PM menyampaikan pidato di acara tersebut.

Menurut laporan harian Yedioth Ahronoth, teriakan tersebut pecah ketika Netanyahu berpidato dalam upacara kelulusan perwira tempur di pangkalan militer Bahad 1. Pangkalan itu menjadi basis sekolah pendidikan perwira Angkatan Bersenjata Israel (IDF).

Terlepas dari protes dan slogan penentangnya, dalam pidatonya, Netanyahu mengklaim Israel saat ini "berada di puncak perang regional yang masih berlangsung."

Dikutip Anadolu Agency, ia juga menyatakan Israel telah "berhasil mengubah aturan permainan di kawasan, mematahkan tembok ketakutan, dan membuktikan kekuatan cengkeraman besinya."

Aksi protes itu terjadi di tengah gelombang demonstrasi yang terus berlangsung di sejumlah kota di Israel menentang pemerintahan Netanyahu.

Para demonstran menuntut digelarnya pemilu lebih awal serta menyalahkan pemerintah atas kegagalan menangani peristiwa 7 Oktober 2023 yang memicu agresi brutal Israel ke Jalur Gaza Palestina dan dampaknya.

Selain itu, para demonstran juga menekan Netanyahu soal perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kini dicap merugikan Tel Aviv menyusul deal-dealan Washington-Teheran untuk mengakhiri pertempuran.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]