Pilot Pesawat Penabrak Gedung Tertinggi China Akhirnya Terungkap

VoxPop
Kamis, 02 Jul 2026 19:07 WIB
The damaged exterior of CITIC Tower, also known as China Zun, in Beijing, China June 26, 2026. REUTERS/Maxim Shemetov
China mengungkapkan pilot pesawat kecil yang menabrak gedung tertinggi di ibu kota Beijing pernah mengaku berniat mengakhiri hidup sebelum kecelakaan terjadi. (Foto: REUTERS/Maxim Shemetov)
Jakarta, VoxPop --

Pihak berwenang China mengungkapkan pilot pesawat kecil yang menabrak gedung tertinggi di ibu kota Beijing pada akhir pekan lalu pernah mengaku berniat mengakhiri hidup sebelum kecelakaan terjadi.

Dalam ringkasan singkat hasil penyelidikan pada Kamis (2/7), pihak berwenang di Beijing mengungkapkan bahwa pilot telah lama mengalami gangguan kecemasan can pernah menuliskan keinginannya untuk "mengakhiri hidup" dalam buku hariannya.

Dalam ringkasan singkat hasil penyelidikan itu, pemerintah Distrik Chaoyang menyatakan pilot tersebut adalah pria berusia 66 tahun, warga Beijing bermarga Liu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liu tewas setelah pesawat ringan yang diterbangkannya menabrak Citic Tower, gedung pencakar langit tertinggi di Beijing yang berada di kawasan pusat bisnis kota, pada Jumat lalu.

Dikutip South China Morning Post (SCMP), pihak berwenang menyebut Liu merupakan pekerja lepas yang telah bercerai dan tinggal seorang diri. Ia memperoleh lisensi pilot olahraga (sport pilot licence) pada 2021 dan lisensi pilot pribadi (private pilot licence) pada 2024.

Pada hari kejadian, Liu lepas landas menggunakan Aurora SA60L, pesawat ringan bermesin tunggal dengan dua kursi, dari bandara penerbangan umum di Distrik Pinggu, Beijing timur, sekitar Jumat sore.

Insiden tersebut menyebabkan 13 orang lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, pihak berwenang masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, otoritas China mengatakan Liu telah lama menderita insomnia dan gangguan kecemasan.

"Selama bertahun-tahun ia mengalami insomnia dan kecemasan, dan buku hariannya berulang kali memuat tulisan tentang 'mengakhiri hidup'," demikian pernyataan Pemerintah Distrik Chaoyang seperti dikutip AFP.

Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu. Misalnya saja Komunitas Save Yourselves melalui Instagram @saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.

(rds/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]