Iran Siapkan Tarif Baru di Hormuz, Negara Sahabat Dapat 'Harga Khusus'

VoxPop
Senin, 06 Jul 2026 19:50 WIB
Vessels are anchored in the Strait of Hormuz, as seen from Musandam, Oman, June 11, 2026. REUTERS/Stringer
Iran mengatakan tengah menyiapkan tarif baru Selat Hormuz, negara sahabat akan dapat pertimbangan khusus. Foto: REUTERS/Stringer
Jakarta, VoxPop --

Duta Besar Iran untuk China, Abdolreza Rahmani Fazli, mengatakan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz akan dikenakan tarif baru.

Namun Fazli mengatakan bahwa China dan negara-negara "sahabat" lainnya akan diberikan "pertimbangan khusus" terkait tarif tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbicara di Forum Perdamaian Dunia di Beijing pada Sabtu (4/7), Dubes Fazli mengatakan Iran sedang bekerja dalam kolaborasi dan kerja sama dengan Oman mengenai pengaturan baru untuk Selat Hormuz.

"Sebagai negara di mana Hormuz merupakan bagian dari perairan teritorialnya, kami pasti akan mengenakan biaya layanan. Namun biaya tersebut bukanlah pungutan," kata Fazli dalam pernyataannya.

"Pengaturan baru ini akan berkaitan dengan jaminan keamanan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, pengawasan jalur pelayaran kapal, dan juga menjamin serta menangani konsekuensi lingkungan dari banyaknya kapal," imbuhnya, dikutip AFP.

Kantor berita NourNews Iran juga mengutip pernyataannya bahwa "pertimbangan khusus" akan diterapkan kepada China dan negara-negara sahabat lainnya, dalam menentukan tingkat dan jenis biaya layanan untuk kapal yang melewati jalur air tersebut.

Sebelum perang, seperlima dari minyak mentah dan gas alami cair dunia dikirim melalui selat tersebut.

April lalu, Amerika Serikat memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan di wilayah selatan Iran, dalam upaya membendung ekspor minyak Iran.

Fazil menekankan bahwa selat tersebut telah menjadi "masalah keamanan" sejak perang empat bulan. Dia menambahkan bahwa pengaturan baru terkait Selat Hormuz akan dibuat dalam kerja sama dan kemitraan dengan Oman.

Iran dan Oman yang terletak di kedua sisi selat telah membentuk komite bersama untuk menentukan bagaimana jalur air strategis ini akan dikelola.

(dna) Add as a preferred
source on Google