Gerindra Usul SBY Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga
Feri Agus | VoxPop
Jumat, 10 Agu 2018 19:21 WIB
Jakarta, VoxPop -- Partai Gerindra menginginkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.
Pengalaman SBY menjadi presiden selama dua periode dinilai mampu memenangkan pasangan yang diusung oleh Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat itu.
"Kalau bisa Pak SBY lah. Pak SBY kan pengalaman menjadi presiden sepuluh tahun," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria kepada VoxPop.com, Jumat (10/8).
Menurut Riza, selain SBY pihaknya juga menyiapkan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Djoko Santoso untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga.
Riza mengatakan Djoko memiliki kapasitas lantaran pernah menjabat sebagai Panglima TNI.
"Djoko Santoso, mantan Panglima TNI," ujarnya.
Riza menyebut pihaknya berharap salah satu dari dua pensiunan jenderal bintang empat itu bisa menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga. Saat ini, kata Riza pihaknya bersama partai pendukung juga tengah membahas strutur dalam tim pemenangan tersebut.
Prabowo dan Sandiaga telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Prabowo-Sandiaga diusung oleh Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat, serta didukung Partai Berkarya.
(ugo)
Add
as a preferred
source on Google
Pengalaman SBY menjadi presiden selama dua periode dinilai mampu memenangkan pasangan yang diusung oleh Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat itu.
"Kalau bisa Pak SBY lah. Pak SBY kan pengalaman menjadi presiden sepuluh tahun," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria kepada VoxPop.com, Jumat (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Djoko Santoso, mantan Panglima TNI," ujarnya.
Prabowo dan Sandiaga telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Prabowo-Sandiaga diusung oleh Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat, serta didukung Partai Berkarya.
as a preferred source on Google