Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Chromebook, Nadiem Bakal Banding

VoxPop
Selasa, 30 Jun 2026 15:24 WIB
Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Chromebook, Nadiem Bakal Banding
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim akan mengajukan banding usai divonis 10 tahun penjara dalam korupsi pengadaan laptop Chromebook. (AFP/YASUYOSHI CHIBA).
Jakarta, VoxPop --

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim akan mengajukan banding usai divonis 10 tahun penjara dalam korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management(CDM) tahun anggaran 2020-2022.

"Saya tentunya akan terus berjuang demi anak-anak saya dan keluarga saya, demi Indonesia yang masih saya cintai, saya akan segera melaksanakan naik banding untuk berjuang demi kebenaran," kata Nadiem usai vonis di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nadiem mengatakan vonis itu tidak masuk akal karena hakim menurutnya tidak mempertimbangkan fakta-fakta di persidangan.

"Saya divonis 10 tahun, plus 5 tahun jadinya 15 tahun. Saya divonis dengan fakta-fakta yang sangat tidak masuk akal," ujarnya

Nadiem juga menyinggung hukuman uang pengganti senilai Rp809 miliar. Ia mengatakan tidak memiliki harta sebanyak itu dalam bentuk apapun.

"Saya divonis 15 tahun karena saya dituntut uang pengganti Rp809 miliar yang saya tidak punya, mereka tahu itu dari hasil laporan kekayaan saya di akhir menjabat. Saya tidak punya uang sebanyak itu dalam bentuk apapun. Rp809 miliar itu tidak pernah menyentuh saya sekalipun," katanya

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat sebelumnya menjatuhkan vonis terhadap Nadiem pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Hakim menyatakan Nadiem terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider.

Nadiem juga dijatuhi pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sejumlah Rp809,5 miliar.

Jika uang pengganti tidak dibayar, maka akan diganti dengan pidana 5 tahun penjara.

(yoa/ugo) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]