Basarnas Akhiri Monitoring Insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

VoxPop
Minggu, 09 Agu 2026 22:50 WIB
Sejumlah petugas mengangkat kantong berisi jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II setibanya di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026).  Kapal kargo Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 111 penum
Basarnas akhiri monitoring KMP Mutiara Sentosa II di Laut Madura. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Jakarta, VoxPop --

Badan SAR Nasional (Basarnas) mengakhiri monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari melakukan penyisiran dan pemantauan di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil pada hari ketujuh setelah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II karena tidak ditemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang mungkin masih belum ditemukan.

"Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif," kata Nanang mengutip Antara, Minggu (9/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan monitoring aktif dilakukan setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan pada Rabu (5/8).

Selama kegiatan tersebut, pihaknya mengerahkan personel dan sejumlah alat utama sistem keselamatan (alutsar) untuk menyisir perairan utara Madura. Untuk penyisiran melalui jalur laut, kata dia, dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep.

Pemantauan dari udara dilakukan menggunakan helikopter Basarnas AW139 HR1301 untuk memperluas cakupan area pencarian.

Dia menjelaskan pengerahan sarana laut dan udara tersebut dilakukan untuk mencari tanda-tanda keberadaan KMP Mutiara Sentosa II maupun korban yang kemungkinan masih belum ditemukan.

Ia menambahkan dengan berakhirnya monitoring aktif, Kantor SAR Kelas A Surabaya selanjutnya menempatkan personel dalam posisi siaga untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan lainnya.

"Selanjutnya, beralih posisi standby untuk kondisi kedaruratan yang lain," katanya.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengalihkan operasi SAR khusus kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi operasi kesiapsiagaan setelah seluruh 238 korban berhasil terdata dan dievakuasi.

Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah data manifes disinkronkan antara pihak kesyahbandaran dan operator kapal sehingga jumlah korban di atas KMP Mutiara Sentosa II dipastikan 238 orang yang terdiri atas 233 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.

Korban selamat dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar 110 orang, TB Hasnur 62 orang, KN Permadi sembilan orang, Selaras Mas 13 orang, KRI Nala 30 orang, serta KMP Mutiara Ferindo I delapan orang.

Sebanyak lima korban meninggal dunia, kata dia, dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar dua orang, KRI Nala dua orang, dan KMP Mutiara Ferindo I satu orang.

(tim/dal)


[Gambas:Video CNN]