Salah Ambil Keputusan, Wasit Berharap Ronaldo Gagal Penalti

VoxPop
Kamis, 07 Mei 2020 18:35 WIB
Salah Ambil Keputusan, Wasit Berharap Ronaldo Gagal Penalti
Cristiano Ronaldo pernah membela MU sejak 2003 hingga 2009. (ANDREW YATES / AFP)
Jakarta, VoxPop -- Mantan wasit Liga Inggris, Howard Webb, pernah memberi penalti yang tidak tepat untuk Manchester United dan berharap Cristiano Ronaldo gagal menjadi algojo tendangan 12 pas.

Webb, yang pernah menjadi salah satu wasit elite di Inggris, menganggap pertandingan MU vs Tottenham Hotspur pada 2009 adalah aib.


Keputusan menunjuk titik putih setelah melihat Michael Carrick jatuh di kotak penalti Tottenham diakui Webb sebagai sebuah kealpaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semula Webb yakin telah menjatuhkan hukuman yang tepat untuk The Lilywhites karena menurutnya kiper Heurelho Gomes menjatuhkan Carrick, namun anggota kepolisian Inggris itu kemudian menyadari telah melakukan kesalahan.

Howard Webb sering dituding menjadi wasit yang menguntungkan MU. (AFP PHOTO/PAUL ELLIS)

"Saya mengira hanya mendapat protes biasa dari para pemain, bukan tatapan keheranan dan ketidakpercayaan seperti yang diperlihatkan Gomes," ujarnya dalam wawancara dengan The Athletic dikutip dari Daily Mail.

"Dalam beberapa detik saya menyadari salah mengambil keputusan. Saya tidak bisa mengubah keputusan yang salah itu dan saya hanya berharap Ronaldo gagal menendang penalti. Tetapi dia melakukannya dengan baik," sambung Webb.

[Gambas:Video CNN]

Gol tersebut membuat MU memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 5-2 untuk The Red Devils.

Webb yang sering melaksanakan tugas sebagai pengadil di level internasional kerap dikaitkan dengan keputusan yang menguntungkan MU.

Bahkan saat Webb masih menjadi wasit, namanya disinggung sebagai pemain tambahan MU dan muncul meme dirinya mengenakan kostum Manchester Merah.
GIF Banner Promo Testimoni


"Tidak benar soal itu. Itu adalah sesuatu tidak memiliki pengaruh terhadap diri saya atau berada di pikiran saya. Itu hal yang tidak menyakitkan. Itu hanya olok-olok saja, pastinya," ucap Webb.

"Saya justru memikirkan ketika saya membuat kesalahan, terutama yang berpengaruh pada hasil pertandingan. Saya akan berbohong jika saya mengatakan hal itu tidak mengganggu saya," sambungnya. (nva) Add as a preferred
source on Google