PB IPSI Bicara Peluang Pencak Silat Masuk ke Olimpiade
Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) mengungkap bagaimana peluang olahraga pertarungan ini dapat dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Melalui Sekjen Abdul Karim Aljufri, PB IPSI terus mengupayakan agar pencak silat masuk dalam daftar cabang olahraga (cabor) resmi dilombakan pada ajang multi-event paling bergengsi tersebut.
"Di Olimpiade itu kan di salah satu persyaratannya adalah harus terdaftar di 75 negara. Kalau penyebaran pencak silat sudah lebih dari 80 negara. Tetapi banyak dari penyebarannya ini, belum jadi olahraga yang resmi di negara masing-masing tersebut. Kalau di Indonesia, istilahnya belum terdaftar di KONI gitu," ucap Abdul Karim kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah ini yang menjadi PR [pekerjaan rumah] PB IPSI. Tidak akan mungkin sebuah negara, melegalkan satu olahraga tanpa dukungan materi. Karena begitu sudah diakui, otomatis negara harus memberikan bantuan berupa materi. Nah negara mana yang mau ngucurkan uangnya ke cabor yang tidak punya atlet juara," tambahnya.
Saat ini PB IPSI fokus melakukan monitoring kepada negara-negara yang telah menerima persebaran olahraga pencak silat untuk kemudian ditindaklanjuti agar menjadi cabor resmi di dalam negara tersebut.
Salah satu usaha yang dilakukan yakni dengan mengirim pelatih-pelatih berkualitas asal Tanah Air yang siap berjasa bagi kemajuan pencak silat di kancah dunia. Abdul Karim menyampaikan, salah satu negara yakni Kazakhstan telah menyabet prestasi dari seni bela diri Nusantara.
Kemajuan prestasi yang diraih dari pencak silat akan semakin memudahkan tiap-tiap negara menjadikan silat sebagai cabor resmi. Dengan begitu, peluang silat diperlombakan pada Olimpiade bakal semakin terbuka.
"Maka dari itu, kami kemudian mulai mengirimkan para pelatih itu ke negara lain supaya mereka ada juara-juaranya juga. Alhamdulillah kemarin di Asian Youth Games 2025, Khazakstan sudah dapat emas," ujar Abdul Karim.
Pada ajang internasional, pencak silat pernah dipertandingkan di Asian Youth Games 2025 yang digelar di Bahrain dan SEA Games 2025 Thailand. Bahkan sempat jadi salah satu cabang olahraga yang menghadirkan medali di Asian Games 2018.
Di Indonesia sendiri, turnamen pencak silat tingkat nasional juga sudah menjamur. Salah satu kejuaraan terdekat yang akan dilaksanakan adalah Kejuaraan Pencak Silat VoxPop Tingkat Nasional Piala Presiden 2026.
Kejuaraan ini akan menggelar tiga kategori, yakni Pemasalan, Tanding, dan Seni yang bisa diikuti para atlet muda mulai Sekolah Dasar (SD), SMP, dan SMA/SMK.
Turnamen ini digelar mulai hari Kamis - Minggu, 25 hingga 28 Juni 2026 mendatang di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jalan Raya Taman Mini I, Jakarta Timur.
(afr/nva) Add
as a preferred source on Google
