Heboh Nenek 96 Tahun Gelar Pesta Miras di Panti Jompo

VoxPop
Kamis, 02 Jul 2026 19:47 WIB
Nenek berusia 96 tahun bikin heboh di Amerika Serikat setelah menggelar pesta minuman keras (miras) di sebuah panti jompo yang ia tinggali.
Nenek berusia 96 tahun bikin heboh di Amerika Serikat setelah menggelar pesta minuman keras (miras) di sebuah panti jompo yang ia tinggali. (Tangkapan layar tiktok @grandma_droniak)
Jakarta, VoxPop --

Nenek berusia 96 tahun bikin heboh di Amerika Serikat setelah menggelar pesta minuman keras (miras) di sebuah panti jompo yang ia tinggali.

Nenek bernama Lilian Droniak yang juga influencer tersebut mengaku mendapat peringatan pengusiran oleh pengurus panti jompio di Connecticut karena membuat kegaduhan pesta miras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengakuan Droniak disampaikan melalui video di akun TikTok yang memiliki jutaan pebgikut, seperti dikutip dari People.

Dalam video tersebut, Droniak yang duduk di depan kamera mengeklaim bahwa pengelola panti jompo memberinya "peringatan resmi" karena mengadakan pesta yang melanggar aturan komunitas.

"Saya akan diusir dari panti jompo. Saya baru saja menerima surat ini. Isinya mengatakan Anda akan diusir jika tidak menghentikan pesta," kata sang nenek 96 tahun itu memulai video sebelum menunjukkan isi surat tersebut ke kamera.

Droniak kemudian memperlihatkan pesan pengelola panti jompo dalam surat peringatan resmi yang ditujukan kepadanya.

"Kami menghubungi Anda karena ada banyak keluhan kebisingan tentang kamar Anda. Pesta tidak diperbolehkan dan Anda tidak boleh menyajikan alkohol kepada penghuni lain. Ini adalah masalah keamanan," ia membacakan isi surat peringatan tersebut.

"Meskipun kami mendorong penghuni untuk bersosialisasi dan menikmati kegiatan komunitas, kami tidak dapat mengadakan pesta liar. Rekaman keamanan menunjukkan bahwa orang-orang meninggalkan kamar Anda pada pukul 1 pagi Selasa lalu," tambah surat itu.

Surat itu juga memperingatkan kepadanya bahwa kegaduhan yang terus berlanjut seperti ini dapat mengakibatkan pembatasan pengunjung dan hak akses area umum, dan dapat menyebabkan peninjauan lebih lanjut terhadap status tempat tinggal Droniak di dalam komunitas.

"Kami mohon kerja sama Anda untuk memastikan pertemuan di masa mendatang tetap menghormati aturan komunitas dan jam tenang. Tidak ada lagi pesta," demikian isi surat itu.

Ia merespons surat peringatan itu dengan santai dan berusaha tidak mau terpengaruh. Droniak tetap merasa puas karena menjadi tuan rumah pesta miras di unit tempat tinggalnya di panti jompo.

"Aku bisa melakukan apa pun. Aku membayar US$12.000 sebulan untuk tinggal di sini. Aku bisa berpesta jika aku mau," katanya dalam video tersebut.

"Teman-temanku akan datang malam ini. Kita akan minum dan bergosip. Ini bukan pesta, tapi kami memang agak berisik," tambah Droniak sebelum mengklarifikasi.

Ia melanjutkan, "Aku tidak bisa menahannya. Aku suka berpesta. Kalian tidak bisa menghentikanku."

(bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]