Timteng Makin Panas, Houthi Bom Situs Minyak Saudi & Wilayah Yaman

VoxPop
Minggu, 09 Agu 2026 18:13 WIB
A missile, which according to Yemen's Houthis is a
Milisi yang menguasai Yaman Houthi menggempur fasilitas minyak Arab Saudi di dekat pesisir Laut Merah menyusul konflik yang memanas di antara kedua pihak ini. (Foto: via REUTERS/HOUTHI MILITARY MEDIA)
Jakarta, VoxPop --

Milisi yang menguasai Yaman Houthi menggempur fasilitas minyak Arab Saudi di dekat pesisir Laut Merah menyusul konflik yang memanas di antara kedua pihak ini.

Serangan itu dikonfirmasi langsung juru bicara Houthi Yahya Saree pada Minggu (9/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"[Houthi] berhasil menargetkan kilang Aramco di Jazan menggunakan pesawat nirawak (drone), dan serangan tersebut mengenai sasaran dengan tepat," kata Saree, dikutip AFP.

Lebih lanjut, Saree mengatakan serangan itu sebagai tanggapan usai drone Saudi memasuki wilayah barat Yaman.

Sementara itu, Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan tim tanggap darurat berhasil mengendalikan kebakaran di kilang Jazan. Namun, mereka tak menyebut penyebab kebakaran.

"Tim pemadam kebakaran keamanan industri Saudi Aramco telah memadamkan kebakaran yang terjadi pada dini hari ini, Minggu, di salah satu fasilitas kilang Saudi Aramco di Jazan, tanpa ada korban luka," demikian pernyataan Kementerian Energi Saudi.

Dalam beberapa hari terakhir, Houthi dan Saudi saling gempur. Milisi itu bahkan sempat mendeklarasikan pemblokiran maritim terhadap Riyadh di Laut Merah.

Di hari yang sama dengan serangan Saudi, Houthi juga dilaporkan menyerang wilayah yang dikuasai pemerintah Yaman, Pelabuhan Al Makha.

Dua sumber militer dari pemerintah Yaman mengonfirmasi Houthi menyerang Makha menggunakan rudal dan drone.

Direktur pelabuhan juga menyebut sejumlah rudal menargetkan fasilitas sipil di daerah tersebut.

Sementara itu, warga di Makha turut membeberkan kesaksian bahwa mereka mendengar ledakan di area tersebut.

"Enam ledakan berturut-turut," kata saksi.

Houthi belum memberi tanggapan atau konfirmasi terkait serangan di Pelabuhan Al Makha.

Konflik Houthi vs Saudi dan Houthi vs pemerintah Yaman berlangsung saat perang Amerika Serikat dan Iran berkobar. Riyadh merupakan sekutu dekat Wsahington.

Sementara itu, Houthi disebut-sebut milisi pro Iran dan pemerintah Yaman berkolusi dengan Saudi demi mendapat perlindungan setelah milisi tersebut berhasil merebut kekuasaan pada 2014 lalu.

(isa/rds)


[Gambas:Video CNN]