ANALISIS

Brasil vs Jepang: Adu Sniper 2 Raja Benua di Tanah Koboi Texas

Muhammad Ikhwanuddin | VoxPop
Senin, 29 Jun 2026 18:10 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group C - Scotland v Brazil - Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, U.S. - June 24, 2026 Brazil's Matheus Cunha celebrates scoring their third goal REUTERS/Marco Bello
Matheus Cunha bisa menjadi pemain kunci Brasil saat menghadapi Jepang di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Marco Bello)
Jakarta, VoxPop --

Duel Jepang versus Brasil akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Liuk tim Samba berhadapan Samurai Biru. Siapa bakal terpendam?

Pertarungan di Stadion Houston, AS, Selasa (30/6) dini hari WIB, jadi salah satu laga paling dinanti pecinta sepak bola dunia. Betapa tidak, keduanya merupakan pusat kekuatan dua kutub benua.

Brasil dicap sebagai salah satu arah mata angin sepak bola sejak waktu lama. Sedangkan Jepang, kini makin disegani di Asia. Bahkan namanya kian berkibar di mata dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas kertas, Brasil jelas lebih diunggulkan. Mereka punya barisan pemain kelas wahid dalam jajaran. Plus kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih kawakan di belantika sepak bola.

Sebanyak 14 dari 26 pemain Brasil berkarier di klub papan atas lima liga top Eropa, dari Manchester United, Arsenal, Liverpool, Juventus, Barcelona, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.

Otomatis tim Samba jadi favorit juara. Superioritas sudah ditunjukkan sejak fase kualifikasi hingga putaran final Gempita Bola Dunia 2026. Brasil menonjol di semua posisi.

Pada babak penyisihan, Brasil tak terkalahkan. Dua kemenangan, atas Haiti dan Skotlandia, plus satu hasil imbang kontra Maroko. Torehan tujuh poin membawa Selecao memuncaki klasemen Grup C. 

Status pemimpin Grup C membuat Brasil berjumpa runner-up Grup F, yakni Jepang. Meski sekilas lebih unggul di atas kertas, Brasil tak serta-merta menganggap wakil Asia bukanlah lawan berkelas.

Sebab Jepang menggendong benua. Dari lingkup geografis, mereka adalah satu-satunya wakil Asia di luar Australia sebagai benua sendiri meski sama-sama di bawah konfederasi serupa (AFC).

Sebab, tim Asia selain Jepang, rontok seluruhnya. Irak, Iran, Yordania, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan tumbang. Negeri Matahari Terbit memanggul harapan Asia. 

Banner Gempita Bola 2026

Jepang punya kesempatan memberi kejutan. Ini tak terbantahkan. Mereka punya komposisi skuad dengan kualitas setara meski tak seluruhnya bermain di Eropa.

Padahal, jika melihat jumlah pemain diaspora, Jepang punya lebih banyak (23) dibandingkan Brasil (18). Meski hanya lima pemain berkarier di lima liga top Eropa, Hiroki Ito (Bayern Munchen).

Jepang mampu melenggang ke babak 32 besar tanpa terkalahkan. Rinciannya, satu kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil ini membuahkan lima angka bagi mereka sekaligus finis di urutan kedua.

Dari penjabaran ini, bukan tak mungkin Jepang bakal membuat Brasil kesulitan. Namun, akan kah elemen kejutan tersebut benar-benar terjadi dalam pertandingan ini?

[Gambas:Video CNN]

Add as a preferred
source on Google
Jepang Bahaya, Brasil Wajib Waspada BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2