Jalani Hari-hari Berat, Gakpo Menangis usai Bobol Gawang Maroko

VoxPop
Selasa, 30 Jun 2026 10:23 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - Netherlands v Morocco - Estadio Monterrey, Monterrey, Mexico - June 29, 2026 Netherlands' Cody Gakpo celebrates scoring their first goal with Denzel Dumfries and Frenkie de Jong REUTERS/Daniel Bec
Penyerang Belanda, Cody Gakpo tak melakukan selebrasi usai membobol gawang Maroko. (REUTERS/Daniel Becerril)
Jakarta, VoxPop --

Cody Gakpo tak kuasa membendung air matanya setelah membobol gawang Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6) pagi WIB.

Gakpo berhasil membawa Belanda unggul lebih dulu lewat golnya pada menit ke-72 di . Namun, Maroko bisa menyamakan skor melalui sundulan Issa Diop pada masa injury time babak kedua

Gakpo tidak melakukan selebrasi setelah membobol gawang Maroko yang dikawal Bono. Pemain Liverpool itu lantas bersimpuh, menundukkan kepala, dan kedua tangannya memegangi bagian belakang kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain berusia 27 tahun langsung dikerubungi oleh para pemain Belanda lainnya. Setelah itu, Gakpo mengarahkan telunjuk kanannya ke langit dan terlihat seperti merapal doa.

Gakpo tidak merayakan golnya ke gawang Maroko karena hari-hari berat yang sedang dijalani. Bintang Belanda itu kehilangan calon putranya yang masih dalam kandungan pasangannya.

Kabar memilukan ini dibagikan pertama kali oleh pasangan Gakpo, model Noa van der Bij, melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (27/6) waktu setempat.
Pasangan ini sejatinya tengah menantikan kehadiran anak kedua mereka yang diprediksi lahir pada Oktober mendatang.

Banner Gempita Bola 2026

Melansir ESPN, dalam unggahannya, Noa membagikan foto emosional saat tangan mereka berdua saling menggenggam di atas sebuah selimut dan topi rajut bayi.

"Dengan hati yang hancur, kami membagikan kabar duka bahwa bayi laki-laki kami telah meninggal dunia selama masa kehamilan," tulis Noa.

"Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Elijah Raphael Gakpo. Selamanya dicintai. Selamanya putra kami," lanjutnya.

Noa juga membagikan momen menyentuh saat dirinya, Gakpo, dan putra pertama mereka, Samuel, pergi ke gereja untuk menyalakan lilin doa. Saat berada di taman bermain gereja, mereka bertemu dengan satu-satunya anak lain di sana yang ternyata bernama Elijah.

Noa menganggap hal itu sebagai tanda indah dari Tuhan bahwa mendiang putranya tidak pernah berada jauh dari mereka.

[Gambas:Video CNN]

(jal/wiw) Add as a preferred
source on Google