PIALA DUNIA 2026

Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api

VoxPop
Jumat, 03 Jul 2026 02:10 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - England v DR Congo - Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, U.S. - July 1, 2026 England manager Thomas Tuchel speaks to players during the hydration break REUTERS/Siphiwe Sibeko
Pasukan Timnas Inggris akan ditantang tuan rumah Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026. (REUTERS/Siphiwe Sibeko)
Jakarta, VoxPop --

Timnas Inggris sukses melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan RD Kongo lewat kemenangan 2-1 pada Kamis (2/7) dini hari WIB.

Inggris sempat tertinggal lebih dulu, sebelum membalikkan kedudukan lewat dua gol Harry Kane di 15 menit akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan.

Ini menjadi momen pertama kalinya bagi Inggris berhasil membalikkan kedudukan dari posisi tertinggal untuk memenangkan laga fase gugur Piala Dunia sejak laga final legendaris tahun 1966 silam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Euforia lolosnya Inggris tidak bisa bertahan lama. Sesuai bagan turnamen, Harry Kane dan kolega harus terbang ke Mexico City untuk menantang salah satu tim tuan rumah, Meksiko, di Stadion Azteca pada Senin (6/7) pagi WIB.

Melansir Lad Bibble, Faktor geografis akan menjadi musuh terbesar The Three Lions di laga nanti. Stadion Azteca berdiri kokoh di ketinggian 7.400 kaki (sekitar 2.240 meter) di atas permukaan laut.

Anak-anak asuhan Thomas Tuchel juga hanya punya waktu empat hari untuk bisa beradaptasi dengan tipisnya kadar oksigen di dataran tinggi tersebut. Keuntungan tentu berada di pihak Meksiko yang sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 ini sudah terbiasa bermain di Stadion Azteca.

Banner Gempita Bola 2026Banner Gempita Bola 2026 Foto: VoxPop/Alya Hendrahmi

Selain faktor alam, Inggris juga harus siap mental menghadapi atmosfer neraka yang akan diciptakan oleh suporter tuan rumah di Mexico City.

Pada babak 32 besar lalu, suporter El Tri terbukti sukses meneror skuad Ekuador dengan menyalakan kembang api di luar hotel tim sepanjang malam demi merusak jam tidur pemain lawan. Ekuador sampai harus menyampaikan keluhan ini kepada FIFA.

Performa di atas lapangan pun berpihak pada sang tuan rumah. Hingga saat ini, Meksiko memegang rekor sempurna di Piala Dunia 2026 dengan menyapu bersih empat kemenangan tanpa sekalipun kebobolan gol.

Catatan impresif ini jelas menjadi alarm bahaya bagi lini serang Inggris yang penampilannya dinilai masih belum konsisten dalam tiga laga terakhir.

Laga lawan Meksiko nanti juga akan memutar kembali memori kelam sepak bola Inggris. Pasalnya, momen terakhir kali Inggris menginjakkan kaki di Stadion Azteca terjadi 40 tahun lalu, tepatnya pada perempat final Piala Dunia 1986.

Kala itu, Inggris harus tersingkir secara menyakitkan akibat ulah maestro Argentina, Diego Maradona, yang mencetak gol kontroversial menggunakan tangan yang kemudian melegenda dengan sebutan gol "Hand of God" (Tangan Tuhan), sebelum beberapa menit kemudian Maradona mencetak gol solo magis yang dinobatkan sebagai gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Kini, di stadion bersejarah yang sama, Harry Kane dan Kolega ditantang tampil maksimal demi meruntuhkan keangkeran Azteca, mengatasi tipisnya oksigen, dan meredam magis sang tuan rumah Meksiko.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/nva) Add as a preferred
source on Google